Upgrade KUSANAGI 8.3.0

Upgrade KUSANAGI 8.3.0

KUSANAGI sudah memiliki fungsi deployment.

Dengan fungsi deployment, KUSANAGI versi 8.3.0 sudah memiliki fungsi-fungsi di bawah ini.

  • Blue Green Deployment, sudah bisa antar mesin KUSANAGI.
  • Fungsi rollback secara cepat bila ada masalah pasca release.
  • Bisa membandingkan file sebelum dan sesudah deployment.
  • Tidak memerlukan tool pengaturan versi seperti git, atau repository luar. (bisa juga dipakai bersama)

Berikutnya, akan dikembangkan untuk memperkuat fungsi kolaborasi dengan tool deployment yang lain yang bersifat OSS.

Dokumentasi terkait deployment, bisa dilihat di KUSANAGI-Deployment(Japanese version).

Untuk bisa menggunakan fungsi-fungsi di atas, silakan mengeksekusi perintah di bawah ini.

# yum update

 

Upgrade KUSANAGI 8.2.0

Upgrade KUSANAGI 8.2.0

PostgreSQL sudah bisa dipakai di KUSANAGI.
Selain MariaDB, kini sudah bisa memilih PostgreSQL sebagai database.

PostgreSQL 9.6.7
Pgpool-II 3.7.2

Pemilihan databse, bisa dilakukan saat menginisialisasi KUSANAGI (kusanagi init). Namun setelah inisialisasi KUSANAGI pun, bisa dilakukan dengan mengeksekusi perintah baru “kusanagi dbinit”.

Penjelasan lebih rinci dari “kusanagi dbinit”, bisa dilihat di dokumentasi KUSANAGI.

Dari versi lama, KUSANAGI bisa di-upgrade ke kusanagi-8.2.0 dengan mengeksekusi perintah di bawah ini dari root.

# yum update

Upgrade KUSANAGI 8.1.2-6

Upgrade KUSANAGI 8.1.2-6

KUSANAGI 8.1.2-6 telah dirilis untuk menangani beberapa bug di versi sebelumnya.
Untuk versi 8.1.2-5 ke bawah, bisa meng-upgrade KUSANAGI ke versi 8.1.2-6 dengan mengeksekusi perintah di bawah ini dari root.

# yum update

Bila muncul keterangan “No packages marked for update” karena cache proses upgrade sebelumnya masih hidup, silakan mengeksekusi perintah di bawah ini sebelum “# yum update”.

# yum clean all

Bugs Fixed Pada KUSANAGI 8.1.2-6

Versi 8.1.2-6, menangani bug fix pada beberapa hal berikut.
Bila plugin Mroonga diaktifkan, kusanagi addon remove mroonga pun ikut jalan.

Pada KUSANAGI 8.1.2-5, saat mengaktifkan plugin Mroonga di WordPress, Mroonga dihapus dari MariaDB dengan perintah kusanagi addon remove mroonga. Akibatnya, saat plugin Mroonga dinonaktifkan di WordPress, yang dihapus hanya data tabel, meta data seperti index tetap tidak terhapus. Oleh karena itu, bila plugin Mroonga kembali diaktifkan di WordPress, tabel untuk Mroonga tidak berhasil dibuat.

Masalah ini sudah ditangani di KUSANAGI 8.1.2-6.

Pada KUSANAGI 8.1.2-6, bila ada website yang ter-provision  pada WordPress di KUSANAGI, akan muncul pesan di bawah ini bila ada yang mengaktifkan plugin Mroonga. Terjadi kegagalan penghapusan Mroonga. Namun bila plugin Mroonga dinonaktifkan dari profile name  website WordPress xxxxx, lalu diaktifkan kembali, akan berhasil.

# kusanagi addon remove mroonga
Mroonga WordPress plugin is activated.
Please deactivate mroonga plugin from 'xxxxx' Profile.
add-on remove was aborted
#