KUSANAGI for AWS Business Edition

KUSANAGI for AWS Business edition adalah virtual machine image super cepat dan high-security di Amazon Web Service(AWS) untuk WordPress.

Halaman KUSANAGI Business Edition

KUSANAGI for AWS Business Edition di Marketplace AWS ada di sini.

Cara Penggunaan KUSANAGI for AWS

Memiliki akun di AWS dan bisa meng-akses AWS Management Console adalah syarat dasar prosedur ini.

1. Membuat Instance(VM) di AWS Marketplace

Cara instalasi menggunakan AWS Management Console ada di sini.

1-1. Meng-akses AWS Management

KUSANAGI for AWS Business Edition Page

1-2. Klik tombol “Continue to Subscribe”.

1-3. Klik tombol  “Continue to Configuration”.

1-4. Pilih region, lalu klik “Continue to Launch”

1-5. Silakan memilih tipe instance. Kami merekomendasikan “t3.medium” (Memory 4Gib. KUSANAGI recommends over 4Gib memory)

1-6. Tambahkan “Name your security Group” dan “Description” di tampilan Create new based on seller settings

1-7. Buat key pair di EC2

Akses EC2 console dan pilih “Create Key Pair”

1-8. Pilih menu “Launch”.

2. Memilih Virtual Machine Image

Dapatkan image KUSANAGI for AWS dari AWS Marketplace dan siapkan untuk dipakai di Amazon Web Services.

* AWS Marketplace adalah toko online untuk mencari dan memesan software dan layanan yang bisa dijalankan di AWS. KUSANAGI for AWS tersedia di AWS Marketplace.

2-1. Akses AWS Marketplace
Anda bisa browse AWS Marketplace dari Management Console.

Bila anda login, AWS Marketplace akan ditampilkan seperti di atas, lalu klik “EC2”.

Klik “Launch Instance”.

Step 1: Amazon Machine Image(AMI) yang telah dipilih akan ditampilkan.

2-2. Step 1: Pemilihan Image

  1. Klik “AWS Marketplace” di menu sebelah kiri.
  2. Cari “kusanagi”.
  3. Pastikan muncul “KUSANAGI for AWS”, dan klik “Select” di sebelah kanan.

Informasi produk ditampilkan secara detail. Klik tombol “Continue” di sebelah kanan bawah.

2-3. Step 2: Pemilihan Tipe Instance
Memilih tipe instance yang akan digunakan pada virtual machine image.

  1. Pilih tipe t2.medium.
    * Disarankan memilih t2.medium karena KUSANAGI memerlukan memori minimal 4GB.
  2. Klik “Next: Configure Instance Details”.

2-4. Step 3: Konfigurasi Instance Secara Detail

Klik “Next: Add Storage”.

2-5. Step 4: Penambahan Storage

Klik “Next: Tag Instance”.

2-6. Step 5: Tag Instance

Klik “Next: Configure Security Group”.

2-7. Step 6: Konfigurasi Security Group
Untuk memperkuat sisi keamanan, ubah SSH port yang digunakan di My IP (misalnya ke port 22), dan anda bisa menetapkan IP address yang dipakai saat ini.


※ Bila IP address saat ini spesifik, silakan menkostumisasi SSH port di CIDR. Bila anda tidak ditemukan, tambahkan SSH di My IP. Jangan lupa menghapusnya setelah selesai.

Pilih HTTPS dan save bisa kelihatan di SSH.

Klik  “Review and Launch”.

2-8. Step 7: Launching instance
Konfirmasi di all details, lalu klik “Launch” di tombol sebelah kanan.

2-9. Buat dan download key pair
Setelah meng-klik, “Launch”, akan ditampilkan tampilan pembuatan key pair.

Pilih “Create a new key pair”, dan masukkan name yang diinginkan. Kemudian klik “Download Key Pair”.

Pastikan key pair yang dibuat berhasil di-download, lalu klik “Launch Instances”.

Sampai step ini, pembuatan virtual machine image sudah selesai.

3. Aktivasi virtual machine

Berikutnya lanjut ke memulai proses aktivasi virtual machine.

Menampilkan Instance

Berikutnya akan ditampilkan tampilan “Launch Status”. Klik “View Instances” bila sudah muncul.

Kalau status sudah berubah menjadi “2/2 checks passed”, berarti pembuatan instance anda sudah berhasil. Kalau instance yang baru dibuat itu di-klik, di bagian bawah akan muncul informasi detail. Catat public DNS dan public IP-nya.

4. Setting Elastic (static IP)

4-1. Tetapkan Elastic IP address di instance anda. Klik [Elastic IP] dan klik [Assign New Elastic IP Address] di Amazon Website Services management console menu untuk menetapkan Elastic IP Address di instance anda.

4-2. Klik pull down [Action], lalu pilih [Access to Address] untuk menetapkan Elastic IP Address di instance anda dengan log instance .

5. Settingan Dasar WordPress launch

5-1. Cek informasi terkait instance di bagian bawah instance yang telah terpilih. Konfirmasi dan copy “Public IP.”

5-2. Paste Public IP di browser, lalu akses “https://[IPv4 Public IP]/setup.php”.

5-3. Kembali lagi ke halaman AWS management lalu copy instance ID dari instance information yang ada di bagian bawah tampilan tersebut.

5-4. Paste “Instance ID” yang sudah di-copy di input field yang ditampilkan di browser, lalu klik “Send”.

5-5. Masukkan “FQDN” , lalu klik “Send”.

5-6. Waiting a few minutes to set up KUSANAGI.

5-7. Akses ke “FQDN” untuk memulai meng-install WordPress.

Silakan me dokumen di bawah ini untuk langkah selanjutnya setelah instalasi WordPress.
WordPress install

6. Login ke virtual machine dan setting dasar (informasi referensi)

6-1. Setelah instance sudah terpilih, cek informasi instance yang ada di bagian bawah halaman. Gunakan “public DNS” atau “public IP”.

6-2. Login ke virtual machine memakai SSH. Gunakan “public DNS” atau “public IP” sebagai hostname untuk connect, dan set  user name untuk “centos”. Metode autentifikasi menggunakan “public key”, dan gunakan key file yang sudah di-download. (red. “kusanagi_aws.pem”).

Tampilan berikuat akan muncul bilan berhasil login.

7. Login ke virtual machine untuk persiapan initialization

Berikut dijelaskan bagaimana login ke virtual machini untuk persiapan initialization.

Login ke virtual machine

Gunakan tool SSH seperti Poderosa atau software terminal lain, dan login ke virtual machine.
Hostname bisa menggunakan Public DNS atau Public IP. Nama akun adalah “centos”, dan type authentifikasinya adalah “Public key”. Di “Key file”, silakan diupload key pair yang sudah di-download sebelumnya.

Bila login berhasil, akan muncul tampilan berikut.

7-1. Switch ke user root
Switch ke user root dengan perintah di berikut.

$ sudo su -

Pastikan sudah berganti menjadi user root.

[root@<hostname> ~]#

Bila command prompt sudah berakhir dengan #, artinya anda sudah berhasil menjadi user root.

Prosedur detail terkait initialization, bisa dilihat di manual berikut.